Anda mungkin salah seorang yang telah menyadari bahwa imbal hasil yang didapatkan dari investasi pada Reksadana atau Deposito jauh di bawah dari yang didapatkan oleh perusahaan yang mengelola dana Anda.
MANAJER INVESTASI (MI) bisa dapat >20% p.a sementara nasabahnya dikasih 7%-an,
BANK, tempat di mana Anda mendepositokan uang, mereka menyalurkan pembiayaan/Kredit dengan margin/rate >12% p.a, sementara Anda selaku Deposan kecipratan 5%-an saja.
BENAR, kita memaklumi dan paham betul, karena ada effort & risiko yang melekat dari aktifitas pengelolaan dana tersebut. Namun tidak juga dipungkiri, nasabah put dana di sana pun sudah ada unsur risiko bagi dirinya.
Contoh sederhana, saat Anda deposito Rp.10 Milyar pada Bank X, kemudian Bank ini bermasalah, maka dana yang akan diganti oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) hanya maksimal Rp. 2 Milyar saja.
Sebab itu, kini banyak masyarakat yang semakin melek literasi keuangan, didukung dengan kemudahan akses teknologi, mereka berinisiatif untuk bisa aktif melakukan kegiatan investasi secara mandiri, perlahan mereka memindahkan porsi dana yang ada di reksadana, sukuk, or deposito ke investasi saham.
JIKA ANDA tertarik namun -masih- bingung memulainya, silakan hubungi kami, kami siap menjadi Personal Assistant, ikut membantu mengembangkan Financial Asset Pribadi atau Instansi yang Anda ada di dalamnya.
BUKAN suatu masalah seberapapun dalamnya pemahaman Anda tentang investasi saham hari ini, bahkan dari 0 pun, insyaAllah kami siap mengedukasi, asistensi, dan membersamai Anda dalam aktivitas investasi di industri pasar modal. Bismillah . . .
"We are your trusted financial analysts, committed to providing expert support to elevate your investment activities to the next level."
.png)

